
La Nyalla Mattalitti. Foto oleh Wahyu Putro A./ANTARA
Direktur Jenderal Imigrasi, Ronny F. Sompie mengatakan paspor Ketua PSSI, La Nyalla Mattalitti sudah dicabut sejak tanggal 7 April lalu. Saat ini, La Nyalla masih buron dan berada di Singapura.
"(Paspor La Nyalla) dicabut sejak 7 April atas permintaan Kejaksaan Agung untuk kasus yang sedang menjerat Beliau", ujar Ronny di kompleks DPR Senayan.
Dia menjelaskan dengan dicabutnya paspor La Nyalla bukan berarti mantan Ketua KADIN Jawa Timur kehilangan kewarganegaraannya. Tetapi, hanya izin perjalanannya saja yang dicabut sehingga dia tidak bisa bepergian ke mana-mana. Baca selengkapnya di Liputan 6.com
DPR, Pemerintah sepakat tunda reklamasi Teluk Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama yakin tidak ada anak buahnya yang terlibat suap proyek reklamasi Teluk Jakarta. Foto dari jakarta.go.id
JAKARTA, Indonesia – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sepakat pada Selasa, 12 April, untuk menghentikan sementara proyek reklamasi Teluk Jakarta hingga ada perundangan.
"Rapat dengar pendapat (12 April) soal situasi reklamasi Teluk Jakarta, Komisi IV dengan pemerintah diwakili KKP dan KLHK sepakat menghentikan proses reklamasi Teluk Jakarta dan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hingga ada perundangan," kata Wakil Ketua Komisi IV DPR Herman Khaeron dalam Rapat Kerja dengan Menteri KKP di Jakarta, Rabu.
Herman juga mengatakan DPR saat ini membentuk panitia kerja untuk menindaklanjuti proyek reklamasi teluk dan pantai-pantai di Indonesia.
"Kami sudah membentuk panitia kerja (Panja). Panja ini akan mulai bertugas 20 April mendatang," kata politisi Partai Demokrat itu. Baca selengkapnya di Antara
"Kami sudah membentuk panitia kerja (Panja). Panja ini akan mulai bertugas 20 April mendatang," kata politisi Partai Demokrat itu. Baca selengkapnya di Antara
KPK panggil Sunny Tanuwidjaja dan Aguan terkait proyek reklamasi
Aktivitas proyek pembangunan salah satu pulau kawasan reklamasi Teluk Jakarta di Pantai Utara Jakarta, Selasa, 5 April. Foto oleh Wahyu Putro A./ANTARA
Sunny Tanuwidjaja yang disebut menjadi staf khusus Gubernur DKI Jakarta datang memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sunny diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan anggota DPRD, Mohamad Sanusi dan Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land (APL), Ariesman Widjaja.
"(Saksi) untuk Sanusi dan Ariesman," ujar Sunny ketika tiba di gedung KPK, Jakarta Selatan sekitar pukul 09:15 WIB.
Sunny disoroti publik usai namanya masuk orang yang dicegah oleh KPK ke luar negeri.
Selain Sunny, organisasi anti rasuah itu juga memanggil bos PT Agung Sedayu Group, Sugiyanto Kusuma alias Aguan. Selengkapnya di Detik.
Juru sita pajak dibunuh saat sedang bertugas
Ilustrasi garis polisi. Foto oleh ANTARA
JAKARTA, Indonesia - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan juru sita pajak dan anggota satuan pengamanan yang bekerja di Kantor Pajak Pratama Sibolga, Sumatera Utara tewas ketika tengah bertugas. Keduanya meninggal karena dibunuh oleh wajib pajak.
"Mereka meninggal karena ditusuk wajib pajak ketika menjalankan tugas," ujar Bambang usai mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI pada Selasa, 12 April di Jakarta.
Dia mengatakan wajib pajak tersebut tidak patuh dalam menjalankan kewajiban perpajakan, sehingga asetnya harus disita. Pelaku penusuhan yang diketahui berinisial AL langsung menyerahkan diri kepada petugas Kepolisian Resor Gunungsitoli.
Baca berita selengkapnya di ANTARA.









0 komentar:
Posting Komentar